Selasa, 01 November 2011

CARA MENGUKUR SUHU TUBUH BAYI


Demam adalah gejala berupa naiknya suhu tubuh sebagai respon normal tubuh terhadap suatu gangguan. Suhu tubuh diukur dengan termometer, dikatakan demam bila:

1. Suhu rektal (di dalam dubur): lebih dari 38ºC
2. Suhu oral (di dalam mulut): lebih dari 37.5ºC
3. Suhu ketiak: lebih dari 37.2ºC
4. Termometer bentuk dot bayi digital: lebih dari 37.8ºC
5. Suhu telinga: mode rektal: lebih dari 38ºC; mode oral: lebih dari 37.5ºC

Suhu tubuh dikendalikan oleh suatu bagian dari otak yang disebut hipotalamus. Hipotalamus berusaha agar suhu tubuh tetap hangat (36,5-37,5 ºC ) meskipun lingkungan luar tubuh berubah-ubah. Hipotalamus mengatur suhu dengan cara menyeimbangkan antara produksi panas pada otot dan hati dan pengeluaran panas pada kulit dan paru-paru. Ketika ada infeksi, sistem kekebalan tubuh meresponnya dengan melepaskan zat kimia dalam aliran darah. Zat kimia tersebut akan merangsang hipotalamus untuk menaikkan suhu tubuh dan akhirnya akan menambah jumlah sel darah putih yang berguna dalam melawan kuman.

Gejala
Tergantung dari apa yang menyebabkan demam, gejala yang sering menyertai demam antara lain:
1. Berkeringat
2. Menggigil
3. Sakit kepala
4. Nyeri otot
5. Nafsu makan menurun
6. Lemas
7. Dehidrasi

Demam yang sangat tinggi, lebih dari 39,0 derajat celcius, dapat menyebabkan:
1. Halusinasi
2. Kejang

Mengukur suhu tubuh biasanya menggunakan termometer. Kalau dulu biasanya ibu hanya mengenal termometer konvensional yang terbuat dari kaca dan berisi air raksa, sekarang dikenal berbagai jenis termometer digital di pasaran, Kelebihan termometer digital dijamin akurat, karena memperlihatkan angka sampai bilangan yang terkecil dan termometer jenis ini praktis serta hasil pengukurannya sangat cepat. Tetapi kekurangan termometer digital yakni sangat rentan terhadap udara lembap dan air. Ditambah lagi harganya lebih mahal ketimbang yang konvensional.
Cara mengukur suhu tubuh bayi

Mengukur suhu tubuh bayi di ketiak (aksiler)
1. Gunakan termomater yang dapat mengukur suhu sampai 35
ºC
2. Pakai termometer yang bersih
3. Upayakan bayi tetap hangat selama pengukuran dilaksanakan (misalnya menyelimuti dengan kain yang hangat atau meletakkannya diatas permukaan yang hangat).
4. Letakkan bayi dalam posisi terlentang.
5. Kocok termometer sampai angka di bawah 35
ºC
6. Letakkan ujung termometer pada apeks aksila (ketiak) dan rapatkan lengan ke badan bayi atau silangkan lengan di depan dada selama minimal lima menit.
7. Cabut termometer dan baca suhunya. Bila suhu terlalu rendah untuk dicatat dalam termometer ini (kurang dari 35
ºC) ukur suhu rectal.
8. Setelah selesai, basuh termo
meter dengan larutan pembersih klorin 0,5% sesudah digunakan.

Mengukur suhu tubuh bayi di dubur(rectum)
1. Yakinkan bahwa termometer bersih.
2. Jaga agar bayi tetap hangat selama pengukuran dilaksanakan (misalnya menyelimuti bayi dengan kain atau meletakkannya di tempat yang hangat).
3. Letakkan bayi dalam posisi terlentang.
4. Beri jeli atau pelumas pada termometer dengan menggunakan pelumas berbasis air.
5. Letakkan termometer di dalam dubur paling dalam 2 cm dan pertahankan minimal selama 3 menit.
6. Jangan meninggalkan bayi sendirian selama termometer masih di dubur bayi karena gerakan bayi dapat mengakibatkan robekan pada rektum.
7. Cabut termometer dan baca hasilnya.
8. Basuh termometer dengan larutan pembersih atau klorin 0,5% sesudah digunakan.
Mengukur suhu tubuh bayi melalui mulut:
1. Letakkan ujung termometer di bawah lidah
2. Tutup mulut selama 3 menit
3. Keluarkan termometer dari mulut dan bacalah hasilnya

Yang perlu diperhatikan lagi adalah kebutuhan cairan. Demam meningkatkan kebutuhan akan cairan. Setiap kenaikan suhu tubuh sebesar 1 derajat celcius, maka kebutuhan cairan meningkat sebanyak 12,5%. Oleh karena itu, orang yang demam tidak boleh kekurangan cairan sehingga disarankan untuk banyak minum.

Pada kasus-kasus seperti di bawah ini sangat dianjurkan untuk segera berkonsultasi dengan dokter, yaitu:
1. bayi berusia kurang dari 3 bulan dengan suhu dubur sama dengan atau lebih dari 38 derajat celcius
2. bayi berusia lebih dari 3 bulan dengan suhu dubur sama dengan atau lebih dari 38,9 derajat celcius
3. bayi yang baru dilahirkan dengan suhu dubur kurang dari 38,1 derajat celcius
4. anak berusia kurang dari 2 tahun dengan demam lebih dari 1 hari
5. anak berusia 2 tahun atau lebih dengan demam lebih dari 3 hari
6. orang dewasa dengan suhu dubur lebih dari 39,4 derajat celcius atau demam lebih dari 3 hari
7. jika demam disertai gejala-gejala seperti: sakit kepala berat, pembengkakan hebat pada tenggorokan, ruam kulit, mata menjadi sensitif terhadap cahaya terang
8. kaku pada leher dan nyeri saat kepala ditundukkan
9. gangguan kesadaran
10. muntah yang terus menerus
11. sulit bernapas atau nyeri dada
12. nyeri perut atau nyeri saat buang air kecil

sumber
Buku panduan manajemen masalah bayi baru lahir 2003
klikdokter

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar